Seungmug (Zech) Lee

Universitas Texas di Arlington, Amerika Serikat

Abstrak

Kebutuhan akan keamanan merupakan sifat dan naluri manusia. Ini tentang kelangsungan hidup dan keamanan kita. Manusia telah mempraktikkannya sebagai reaksi alami terhadap lingkungan kita. Secara historis, keamanan fisik telah ada dalam bentuk paling awal dari peradaban prasejarah. Banyak prinsip dan praktik tradisional masih digunakan dan sah. Yang berubah adalah teknologi. Teknologi dapat diterapkan sebagai alat yang sangat kuat dalam hal program keamanan fisik yang dipahami dengan baik serta bidang keamanan dunia maya. Konsep keamanan fundamental dan langkah-langkah praktis mereka setua sifat manusia atas kelangsungan hidup dan perlindungan, juga teknologi baru yang menyempurnakan konsep dan aplikasi dasar ini. Dunia komputer dan informasi terus berubah. Perubahan memperlihatkan kerentanan. Ahli keamanan dan TI menghadapi tantangan dan masalah yang menargetkan dunia maya dan informasi organisasi dengan mendapatkan akses tidak sah untuk melanggar jalur keamanan. Ahli keamanan tradisional dan TI serta ahli keamanan dunia maya yang berorientasi pada teknologi harus bekerja sama untuk melindungi organisasi dan individu yang mereka layani dengan memanfaatkan dan menerapkan prinsip yang sama dari jalur perlindungan keamanan berlapis di dunia fisik dan dunia maya.

 


Hak Cipta © 2020 Jurnal Internasional Kejahatan Dunia Maya - ISSN: 0974-2891 Januari – Juni 2020.
Vol. 14 (1): 203-219. DOI: 10.5281/zenodo.3749780
Penerbit & Pemimpin Redaksi - K. Jaishankar/Open Access (Jurnal Tidak Berbayar untuk Penulis/Pembaca).

Ini adalah artikel Diamond Open Access yang didistribusikan
berdasarkan persyaratan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC-BY-NC-SA 4.0),
yang memperbolehkan penggunaan non-komersial, distribusi, dan reproduksi tak terbatas di media apa pun,
dengan ketentuan karya aslinya dikutip dengan benar.