Anna Leppänen, Tero Toiviainen & Terhi Kankaanranta

Police University College, Finlandia

Abstrak

Makalah ini menggunakan analisis skrip untuk memodelkan injeksi SQL dengan tingkat keterampilan rendah, bentuk umum peretasan situs web. Kontribusinya adalah untuk mengidentifikasi fasilitator kejahatan dan calon pemangku kepentingan yang dapat berpartisipasi dalam pencegahan jenis kejahatan ini hingga ke titik penyidikan pidana. Data terdiri atas kasus kejahatan peradilan nyata. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Kepolisian harus mempertimbangkan cara-cara untuk meningkatkan kemungkinan dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan bagi organisasi untuk melaporkan kejahatan dunia maya: 2) Ini dimungkinkan dan bermanfaat untuk mendeteksi pelaku kejahatan domestik dengan tingkat keterampilan rendah di antara massa peretasan situs web, dan berkonsentrasi pada pemotongan karier kejahatan mereka melalui operasi antara otoritas, bisnis, dan sektor non-pemerintah. Bahkan, meningkatnya kesadaran kaum muda tentang potensi kejahatan dunia maya dapat mencegah ketertarikan dalam pencarian kerentanan yang akan berubah menjadi tindak pidana dari terbentuk terlebih dahulu.

 


Hak Cipta © 2020 Jurnal Internasional Kejahatan Dunia Maya - ISSN: 0974-2891 Januari – Juni 2020.
Vol. 14 (1): 63-80. DOI: 10.5281/zenodo.3740361
Penerbit & Pemimpin Redaksi - K. Jaishankar/Open Access (Jurnal Tidak Berbayar untuk Penulis/Pembaca).

Ini adalah artikel Diamond Open Access yang didistribusikan
berdasarkan persyaratan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC-BY-NC-SA 4.0),
yang memperbolehkan penggunaan non-komersial, distribusi, dan reproduksi tak terbatas di media apa pun,
dengan ketentuan karya aslinya dikutip dengan benar.