Brooke Nodeland

Universitas North Texas, Amerika Serikat

 

Robert Morris

RTex Research, LLC, Amerika Serikat

 

Abstrak

Ekspansi internet dan perangkat teknologi pribadi diiringi dengan berkembangnya dan meningkatkatnya perilaku yang melanggar di dunia maya. Akibatnya, literatur yang semakin berkembang berusaha untuk memperluas penerapan teori kriminologi tradisional pada pelanggaran di dunia maya untuk menentukan apakah mereka menjelaskan jenis kejahatan baru ini dengan cara yang sama. Makalah ini menggunakan sampel mahasiswa (n = 428) untuk menguji dampak pengendalian diri pada berbagai pelanggaran dunia maya yang dilaporkan sendiri serta perilaku melanggar di dunia maya yang diantisipasi. Penemuan menunjukkan bahwa pengendalian diri tidak secara signifikan memprediksi partisipasi pelanggaran dunia maya di masa lalu, ada dampak signifikan pengendalian diri yang rendah pada perkiraan partisipasi baik dalam hal pembajakan digital maupun ukuran umum perilaku melanggar di dunia maya.

 


Hak Cipta © 2020 Jurnal Internasional Kejahatan Dunia Maya - ISSN: 0974-2891 Januari – Juni 2020.
Vol. 14 (1): 106-120. DOI: 10.5281/zenodo.3742075
Penerbit & Pemimpin Redaksi - K. Jaishankar/Open Access (Jurnal Tidak Berbayar untuk Penulis/Pembaca).

Ini adalah artikel Diamond Open Access yang didistribusikan
berdasarkan persyaratan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC-BY-NC-SA 4.0),
yang memperbolehkan penggunaan non-komersial, distribusi, dan reproduksi tak terbatas di media apa pun,
dengan ketentuan karya aslinya dikutip dengan benar.