Amit Rechavi & Tamar Berenblum

Universitas Hebrew Yerusalem, Yerusalem, Israel

 

Abstrak

Apakah subkelompok peretas berbagi praktik dan pengetahuan unik? Apakah ada karakteristik spasial pada praktik berbagi ini? Penelitian ini menyelidiki apakah peretas yang melakukan serangan brutal (BFA) dari berbagai negara (IP yang berbeda) menggunakan korpus kata berbasis spasial untuk nama pengguna dan kata sandi. Studi ini mengeksplorasi penggunaan 975.000 nama pengguna (UN) dan kata sandi (PW) dalam serangan brutal pada komputer honeypot (HP). Hasilnya menunjukkan bahwa subkelompok peretas yang menyerang dari berbagai negara menggunakan kombinasi UN dan PW yang berbeda, sementara beberapa serangan yang berasal dari IP yang berbeda berbagi korpus kata yang sama. Hasil yang signifikan ini dapat membantu menelusuri sumber BFA dengan mengidentifikasi dan menganalisis istilah yang digunakan dalam serangan tersebut.

 


Hak Cipta © 2020 Jurnal Internasional Kejahatan Dunia Maya - ISSN: 0974-2891 Januari – Juni 2020.
Vol. 14 (1): 361-382. DOI: 10.5281/zenodo.3766652
Penerbit & Pemimpin Redaksi - K. Jaishankar/Open Access (Jurnal Tidak Berbayar untuk Penulis/Pembaca).

Ini adalah artikel Diamond Open Access yang didistribusikan
berdasarkan persyaratan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC-BY-NC-SA 4.0),
yang memperbolehkan penggunaan non-komersial, distribusi, dan reproduksi tak terbatas di media apa pun,
dengan ketentuan karya aslinya dikutip dengan benar.