Pada tahun 2018, BSSN telah melakukan kajian lapangan untuk melihat persepsi masyarakat terhadap hukum siber. Responden dalam kajian lapangan diperoleh sebanyak 1572. Selain itu, lokus yang dipilih dalam pelaksanaan kajian terdiri atas 13 wilayah Kab/Kota di Jabodetabek. Secara keseluruhan, persepsi masyarakat Jabodetabek terhadap hukum siber bernilai sedang. Hal tersebut diketahui karena besaran proporsi dari seluruh indikator yang terkait hukum siber memiliki nilai 67,50%.

 

Melalui hasil pengolahan data juga diketahui bahwa warga Jabodetabek mempunyai karakteristik sikap yang “kurang hati-hati” karena tidak mengecek kebenaran informasi jika mendapati berita yang tidak benar. Warga Jabodetabek juga telah mempunyai pengetahuan hukum siber yang cukup namun belum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai contoh terlihat dari keinginan yang tinggi untuk mendapatkan penjelasan mengenai pengaturan pengamanan yang digunakan tetapi tidak memperhatikan keamanan dan prasyarat aplikasi yang diinstal.