Serah Simpan Karya Cetak Dan Karya Rekam
UU Nomor 13 Tahun 2018
2018

SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM

ABSTRAK : Bahwa dalam rangka mewujudkan tujuan negara untuk melindungi segenap bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara berkewajiban melindungi seluruh aset budaya bangsa yang terdokumentasi dalam karya cetak dan karya rekam yang bernilai intelektual dan/atau artistik sebagai hasil karya bangsa Indonesia. Bahwa karya cetak dan karya rekam yang merupakan hasil budaya bangsa memiliki peran penting sebagai salah satu tolok ukur kemajuan intelektual bangsa, referensi dalam bidang pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian dan penyebaran informasi, dan pelestarian kebudayaan nasional, serta merupakan alat telusur terhadap catatan sejarah, jejak perubahan, dan perkembangan bangsa untuk pembangunan dan kepentingan nasional. Bahwa Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam belum efektif dalam menghimpun karya cetak dan karya rekam, serta belum mengakomodasi dinamika masyarakat dan perkembangan teknologi informasi sehingga perlu diganti. Oleh karena itu, perlu membentuk Undang-Undang tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

Dasar Hukum :

Pasal 20, Pasal 21, Pasal 28C ayat (1), Pasal 28F, dan Pasal 32 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

UU ini mengatur tentang :

Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

CATATAN : – Mulai berlaku pada tanggal diundangkan;
– Ditetapkan pada tanggal 28 Desember 2018:
– Diundangkan pada tanggal 28 Desember 2018┬ádalam Lembaran Negara Tahun 2018 No. 265.